Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

TPI harus Jadi Sentra Perekonomian Daerah

Ilustrasi Foto/Net

Jakarta (Samudranesia) – Tanda kemajuan masyarakat pesisir, ketika Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sangat baik, hiegienis, dan produktif mananjemennya. Maka kesuburan investasi, modal usaha dan jual beli ikan serta hasil kelautan dan perikanan, tentu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat nelayan serta pesisir.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Front Nelayan Indonesia (FNI) Rusdianto Samawa. Ia melihat kemampuan TPI untuk memutar roda ekonomi daerah sangat besar.

‘Saya lihat di Nusa Tenggara Barat (NTB) bahwa TPI menjadi penentu maju mundurnya masyarakat pesisir.yang struktur bisnisnya terdiri dari asosiasi nelayan, perusahaan, cold storage, perkantoran, pabrik es, pabrik olahan dan galangan kapal serta lainnya,” ujar Rusdianto kepada Samudranesia, Sabtu (20/6).

Menurut dia, NTB sampai saat ini belum menunjukkan yang terbaik dalam pengelolaan hasil kelautan dan perikanan yang berbasis pada TPI. Namun, potensi NTB sangat melimpah yang belum tergarap secara matang dan professional.

“Ke depan, perlu diselesaikan mekanisme dan prinsip pengelolaan kelautan dan perikanan NTB. Mekanisne ini secara teknis bisa diserahkan kepada BUMD ataukah perusahaan swasta yang memiliki aksestabilitas dan konseptual pada orientasi pengembangan bisnis kelautan dan perikanan,” terangnya.

Mengingat TPI merupakan kekuatan penggerak ekonomi pesisir yang membantu mengurai dan menyelesaikan sektor-sektor lain pada ekonomi tingkat pedesaan. Sudah pasti transaksi-transaksi keuangan, permintaan dan penawaran terjadi yang mendorong pada ketergantungan kebutuhan hasil kelautan dan perikanan.

Sebut Rusdianto, berdasarkan peraturan, TPI bersyarat pada terdapatnya kapal pengangkut yang khusus digunakan, perahu nelayan, peralatan penangkapan ikan, ikan, dan lain-lain. Selain itu, juga menjadi sumber produksi perikanan yang menunjang kegiatan ekonomi.

“Nilai produksi perikanan dinyatakan dalam berat timbangan ikan pada saat didaratkan setelah ditangkap dan dipancing. Usaha perikaanan di TPI merupakan usaha yang membutuhkan keterkaitan antar komponen tertentu agar hasil yang diperoleh dapat maksimal, jika komponen yang menjadi syarat dalam usaha perikanan tangkap tidak dipenuhi maka produksi yang dihasikan tidak akan maksimal,” bebernya.

Masih kata dia, komponen-komponen yang berperan dalam sistem perikanan tangkap adalah, masyarakat, sarana produksi, proses produksi, prasarana pelabuhan, sumber daya ikan, pengolahan, pemasaran dan aspek legal. Ini menunjukkan TPI memiliki hubungan yang kuat dalam mendorong perubahan ekonomi yang menghubungkan antar indikator, struktur industri dan kebutuhan suplai.

“TPI akan sangat menentukan tingkat keberhasilan usaha penangkapan. Maka ke depan, kebijakan pembangunan perikanan hendaknya didasarkan pada landasan pemahaman yang benar tentang peta permasalahan pembangunan perikanan itu sendiri,” pungkasnya. (Tyo)

 

Article Link: http://samudranesia.id/tpi-harus-jadi-sentra-perekonomian-daerah/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published