Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Perlu ‘Sense of Crisis’ dalam Benahi Sektor Perikanan di Tengah Pandemi Covid-19

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Jakarta (Samudranesia) – Diperlukan sense of crisis dalam menghadapi ancaman ketahanan pangan khususnya dari sektor kelautan dan perikanan di Indonesia. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Pemimpin Umum Samudranesia Nelly Marinda dalam diskusi via virtual zoom bertajuk ‘Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19’, Minggu (19/4) yang diselenggarakan oleh Kopi Pahit dan Monitortoday.com.

Nelly menyampaikan bahwa sense of crisis wajib dimiliki oleh setiap kementerian dan lembaga saat terjadinya pandemi Covid-19 ini. Namun karena bidangnya berada di kelautan dan perikanan, Nelly hanya menyoroti seputar tupoksi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saja utamanya.

“Pemerintah (KKP) harus punya sense of crisis untuk membenahi sektor kelautan dan perikanan kita. Karena ini penting, menyangkut ketahanan pangan dan protein kita di tengah pandemi ini,” ujar Nelly.

Pasalnya ia melihat pemerintah Indonesia seperti tidak siap dalam menghadapi wabah Covid-19 ini dari berbagai aspek. Akhirnya semua terlihat seperti ‘kebakaran jenggot’.     

Wartawan senior yang juga menjadi praktisi perikanan ini tahu persis beberapa permasalahan yang terjadi dalam lingkup logistik perikanan. Ia berharap KKP lebih memiliki inovasi dan terobosan dalam merapihkan alur logistik perikanan nasional saat ini.

“Dalam menghadapi pandemi ini kita memerlukan kebijakan yang tidak kaku tanpa melanggar peraturan yang ada. Jadi kebijakan itu fleksibel yang memberikan dampak semangat terus bangkit,” tegasnya.

Ia pun mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh KKP terutaman Ditjen Perikanan Tangkap, misalnya dalam mempermudah perizinan usaha. Kemudian mengupayakan stimulus kepada nelayan dan dukungan sektor logistiknya.

‘Pemerintah juga harus mempercepat untuk benahi dan revisi regulasi karena revisi Permen belum keluar hingga saat ini, dan ini dapat menghambat sektor riil perikanan kita,” tandasnya.

Indonesia sebagai negara yang juga tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19 ini, krisis pangan turut menghantui kehidupan masyarakat kita beberapa bulan ke depan.

Turut hadir sebagai narasumber dalam diskusi itu di antaranya ialah Dirjen Perikanan Tangkap KKP (Zulficar Mochtar), Rektor Institut Pertanian Bogor (Prof Dr, Arif Satria) Pimpinan Umum Media Samudranesia (Nelly Marinda S), Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM (N. Riza Damanik, PhD), Ketua Dewan Nasional Konsorsium Pembaruan Agraria (Iwan Nurdin), Ketua Harian KNTI (Dani Setiawan), Komisaris Jamkrindo ( Muchlas Rowi), dan Chief Economist & Strategy – Indeks Komoditas Indonesia (Dr. Harry Patria). (Tyo)

 

Article Link : http://samudranesia.id/perlu-sense-of-crisis-dalam-benahi-sektor-perikanan-di-tengah-pandemi-covid-19/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published