Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Tertutup untuk Penumpang

Ilustrasi (dok.RRI)

Banjarmasin (Samudranesia) – Aktivitas pelabuhan kelas I Banjarmasin untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Mulai tanggal 1 April 2020, penjualan tiket kapal menuju pelabuhan Trisakti tersebut ditutup untuk sementara waktu.

Menurut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Dr Capt Mugen S Sartoto pihaknya sudah meminta kepada seluruh perusahaan pelayaran di Kalimantan Selatan untuk tidak menjual tiket kapal dari luar daerah tujuan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini.

Baca Juga : Pelindo III Harus Patuh Peringatan

Keputusan menutup pelabuhan Trisakti tersebut menurut Mugen merupakan tindak lanjut dari surat Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan nomor 188.44/0210/KUM/2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang pembatasan arus masuk orang yang datang dari luar Kalsel.

Alasan lain adalah adanya surat edaran Dirjen Perhubungan Laut Nomor SE 2020 tentang pembatasan penumpang kapal, angkutan logistik dan pelayanan pelabuhan selama darurat Covid-19.

“Sebelumnya sudah ada surat edaran dari Dirjen, sehingga surat edaran gubernur bisa kami laksanakan,” katanya.

Dengan keputusan tersbeut maka terhitung mulai 1 April ini, kapal Roro dari Surabaya – Banjarmasin, tidak boleh lagi mengangkut penumpang. Sedangkan untuk penumpang dari Banjarmasin – Surabaya, tetap diperbolehkan diangkut dan diberangkatkan.

Pihaknya, kata Mugen, sudah berkoordinasi dengan kantor pelabuhan di Surabaya.

Dengan keputusan ini, Mugen memastikan, seluruh perusahaan pelayaran dan agen tiket kapal sudah siap untuk melaksanakan.

“Kami sosialisasikan sebelumnya ke seluruh perusahaan pelayaran, dan mereka tidak keberatan,” katanya.

Belum banyak penumpang

Jumlah penumpang kapal untuk rute Surabaya-Banjarmasin maupun sebaliknya selama ini cenderung masih minim. Jumlah terbanyak, untuk penumpang di luar musim Lebaran Idul Fitri hanya sekitar 60-70 orang saja per kapal.

Pihak kantor pelabuhan Banjarmasin menyebutkan bahwa sejak merebaknya wabah virus corona ini jumlah penumpang untuk empat kapal hanya sekitar 150-170 orang penumpang.

“Saya akan selalu berkoordinasi dengan tim gugus untuk memastikan perkembangan kebijakan tersebut,” kata MUgen perihal batas waktu penutupan penjualan tiket.

Penjualan tiket online

Sebelumnya, Pelabuhan Trisakti berencana akan sepenuhnya menerapkan sistem digitalisasi. Dengan sistem ini emua tiket nantinya akan dijual secara online.

Dengan sistem online, Mugen, mengharapkan penjualan tiket akan menjadi lebih transparan dan menghilangkan praktik calo.

“Transparansi harga tiket berapa misal Rp500.000 kadang-kadang kalau belum online calo ada yang nambahin Rp100.000 ada Rp50.000,” ungkapnya.

 

Article Link : http://samudranesia.id/pelabuhan-trisakti-banjarmasin-tertutup-untuk-penumpang/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published