Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Paus Terdampar di Raja Ampat Itu Mati

Seekor paus terdampar dan mati di kawasan hutan mangrove di Raja Ampat (Ist/Antara)

Raja Ampat (Samudranesia) – Seekor ikan paus jenis Balaenoptera brydei ditemukan terdampar dan mati terjebak di antara pepohonan mangrove di Kawasan hutan mangrove muara Kampung Wawiyai Teluk Kabui, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Menurut keterangan warga sekitar, paus tersebut pertama kali ditemukan warga pada 19 Maret 2020. Saat menemukan paus tersebut warga sebenarnya sudah memiliki inisiatif untuk menyelamatkan mamalia ini.

Namun karena kondisi bobot badannya yang berat dan kondisi perairan yang dangkal, warga mengalami kesulitan. Paus tersebut diketahui memiliki panjang badan 12,3 meter dengan lingkar dada 4 m.

“Masyarakat kampung Wawiyai kesulitan menolong ikan paus tersebut karena air di kawasan manggrove muara Wawiyai dangkal sedang bobot ikan paus tidak bisa diangkat dengan tenang manusia maupun perahu tradisional masyarakat setempat,” kata Yance warga kampung Wawiyai Teluk Kabui Raja Ampat yang dihubungi Antara dari Sorong, Senin (22/3).

Menindaklanjuti laporan warga pada tanggal 21 Maret
2020 tim gabungan dari pemerintah daerah kabupaten Raja Ampat kemudian melakukan peninjauan lokasi untuk melihat kondisi ikan paus yang terjebak di muara Wawiyai Teluk Kabui itu.

Tim juga sempat mengimbau masyarakat agar tidak mengganggu paus tersebut.

Namun belum sempat dievakuasi, paus tersebut ditemukan mati pada pukul 17.00 WIT. “Kami juga telah melaporkan kepada pemerintah daerah kabupaten Raja Ampat bahwa ikan paus tersebut sudah mati,” tambah dia.

Menurut laporan Antara yang dihimpun berdasarkan informasi ahli di lapangan bahwa paus yang bersangkutan dalam keadaan sakit dan cenderung mencari tempat tenang memulihkan diri.

 

Article Link : http://samudranesia.id/paus-terdampar-di-raja-ampat-itu-mati/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published