Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Paket Nasi Ikan Terus Dibagikan BPSPL Makassar Selama Puasa

Dok Foto: KKP

Makassar (Samudranesia) – Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar salah satu UPT Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memiliki motto Melayani, Amanah, Nyaman, Transparan, Akuntabel, Profesional Kreatif dan Inovatif (MantapKi)  terus membagikan paket nasi ikan setiap hari selama Ramadhan dukung Gerakan Nasi Ikan yang diinisiasi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Memasuki hari ke-8 sejak dimulainya Gerakan Nasi Ikan oleh segenap jajaran staf Kementerian Kelautan dan Perikanan diseluruh Indonesia, BPSPL Makassar telah turut berpartisipasi membagikan setidaknya 500 paket nasi ikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Sesuai dengan motto kami yang selalu siap melayani, kami selalu siap melayani masyarakat di tengah pandemi ini,” ungkap Andry Sukmoputro Kepala BPSPL Makassar.

 “Kami mengawali Gerakan berbagi nasi ikan sebanyak 100 paket ke masyarakat pesisir di Kampung Ampekale Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Tidak hanya berbagi nasi ikan saja, kami juga memberikan bantuan berupa masker untuk mencegah penyebaran dari virus corona,” sambung Andry.

Masyarakat sangat antusias dan menerima dengan baik Gerakan Nasi Ikan serta pembagian masker tersebut. “Masyarakat nelayan di sini sangat gembira dengan adanya gerakan ini,” ungkap salah satu Ketua RT di Kampung Ampekale Bontoa.

Gerakan Nasi Ikan juga dilaksanakan oleh BPSPL Makassar Wilayah Kerja (Wilker) Palu, Sulawesi Tengah bersama dengan Penyuluh Perikanan Kota Palu yang juga ikut berpartisipasi membagikan 150 bungkus nasi ikan. Pembagian nasi ikan kepada masyarakat pesisir dilakukan di dua lokasi, yaitu Huntara Kampung Lere dan lokasi pengaraman Talise Palu.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada sesama, jangan dilihat dari nilainya tapi dilihatlah dari bentuk niat keikhlasan dan kepeduliannya,” terang Koordinator BPSPL Makassar Wilker Palu, A. Syahruddin.

Pemberlakuan social distancing sangat berdampak besar ke berbagai sektor tidak terkecuali ekonomi masyarakat sekitar pasar dan tukang becak yang berkurang pendapatannya. Oleh karena itu di kesempatan lainnya, aksi berbagi 100 paket nasi ikan dilanjutkan BPSPL Makassar di Kabupaten Maros kepada masyarakat dan Daeng Becak sekitar Pasar Lama Maros, Sulawesi Selatan.

Aksi berbagi nasi ikan juga disampaikan kepada Panti Asuhan dan Pesantren. “Gerakan berbagi Nasi Ikan juga diberikan kepada anak-anak di Panti Asuhan yang kesulitan mendapatkan bantuan. Mungkin banyak orang yang tidak sadar atau lupa kepada anak-anak di Panti Asuhan juga sangat terdampak oleh Covid-19, hal ini bisa disebabkan karena para donatur yang sering mendonasikan kepada mereka juga mengalami dampak ekonomi akibat bencana epidemi tersebut,” ungkap Andry, Kepala BPSPL Makassar.

Seratus paket nasi ikan ini dibagikan secara merata ke Panti Asuhan Al Qadri,  Pesantren Yayasan Adirasatul Islamiyah Yadi, dan masyarakat dhuafa yg berada disekitar Maros.

BPSPL Makassar adalah UPT DJPRL yang telah diberi penghargaan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan memperoleh predikat sebagai unit kerja menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan KKP. Selain BPSPL Makassar beberapa unit UPT DJPRL yang mendapat penghargaan serupa adalah BPSPL Pontianak, BPSPL Denpasar, BPSPL Padang dan BKKPN Kupang.

Gerakan Nasi Ikan ini akan terus dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan. Selain untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat, Gerakan ini juga untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. (Tyo)

 

Article Link: http://samudranesia.id/paket-nasi-ikan-terus-dibagikan-bpspl-makassar-selama-puasa/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published