Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Mentan Tinjau Kesiapan Pupuk Bersubsidi di Gresik

Mentan Syahrul Yasin Limpo meninjau ketersediaan pupuk bersubsidi di PT Petrokimia Gresik (SAH/Samudranesia)

Gresik (Samudranesia)- Dalam agenda kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga meninjau ketersediaan pupuk bersubsidi di PT Petrokimia Gresik, Jumat (4/8/2020).

Kunjungan Yasin Limpo ini tentunya ingin mengetahui secara langsung kesiapan PT Petrokimia dalam memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani menjelang musim tanam rentang Oktober-Maret 2020.

Selain itu Yasin Limpo ingin memastikan bahwa pupuk bersubsidi yang diproduksi harus sesuai aturan dan pedoman yang berlaku dalam penyaluran.

“Sesuai perintah Bapak Presiden, Kementrian Pertanian harus maksimal dalam melakukan langkah-langkah mempersiapkan produktivitas pertanian yang lebih optimal,” kata Yasin Limpo.

Yasin Limpo juha mengatakan bahwa produktivitas pertanian yang optimal akan dapat tercapai dengan adanya keseimbangan beberapa faktor. Mulai dengan budidaya yang baik yang ditunjang ketersediaan pupuk yang memadai.

“Pemenuhan rencana pertanian dan pemupukan ini penting. Pemberian pupuk maksimal atau berimbang akan membuat produktivitas pertanian terjaga,” ujarnya.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan jika, dalam menyambut musim tanam kali ini Petrokimia Gresik telah memiliki stok pupuk bersubsidi mencapai 418.451 ton. Dengan rincian, pupuk Urea sebanyak 51.278 ton, pupuk ZA 53.782 ton, pupuk SP-36 100.111 ton, Phonska 153.948 ton dan Petroganik 59.332 ton.

“Kewajiban dari Petrokimia Gresik adalah, menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi, sesuai ketentuan atau penugasan dari pemerintah,” kata Dwi.

Dari total stok pupuk tersebut, untuk Provinsi Jawa Timur tercatat sebesar 130.402 ton. Dengan rincian, pupuk Urea 51.276 ton, ZA 15.531 ton, SP-36 24.387 ton, Phonska 10.316 ton dan Petroganik 28.890 ton. Sedangkan untuk Kabupaten Gresik sebesar 22.718 ton, dengan rincian Urea 3.265 ton, ZA 871 ton, SP-36 7.561 ton, Phonska 1.954 ton dan Petroganik 9.067 ton.

“Tidak hanya pupuk, Petrokimia Gresik juga siap membantu mengendalikan hama yang selama ini menjadi kendala petani. Dengan begitu, pengawalannya lengkap,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Yasin Limpo juga berkesempatan menanam pohon dewandaru di lingkungan Wisma Kebomas milik PT Petrokimia Gresik.

Penanaman pohon dewandaru ini sebagai simbol komitmen Mentan bersama PT Petrokimia Gresik dalam mewujudkan industri berbasis ramah lingkungan. (SAH)

Article Link: http://samudranesia.id/mentan-tinjau-kesiapan-pupuk-bersubsidi-di-gresik/

Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published