Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Ketua Alumni Undip: ‘Sustainability’ Era Bu Susi Konservatif

Menteri KP Susi Pudjiastuti sedang memantau penenggelaman kapal asing berbendera Vietnam di Natuna.

Jakarta (Samudranesia) – Polemik lobster terus bergulir pasca keluarnya Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan (KP) Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan. Berbagai pro dan kontra buah dari peraturan tersebut terus terjadi di publik.

Terkait hal itu, Keluarga Alumni Perikanan Universitas Diponegoro (Undip) – KERAPU menggelar webinar via zoom bertajuk “Quo Vadis Sumberdaya Lobster Kita”, Selasa (14/7).

Ketua Umum DPP Keluarga Alumni Undip Abdul Kadir Karding dalam pembukaan webinar tersebut mengutarakan bahwa pihaknya terus mengamati perkembangan yang terjadi terkait kebijakan lobster.

Menurutnya, segala kebijakan mengandung tiga dimensi, yakni dimensi ekologi, sosial dan ekonomi. Di mana ketiganya harus berjalan seimbang.

“Kalau lautnya kaya, tapi rakyatnya miskin kan sama saja bohong. Di era Bu Susi dulu menggunakan paradigma sustanability, kalau yang menurut saya sustanaibility yang konservatif karena hanya melihat ekologikal saja, hanya keragaman hayati saja,” ujar Karding.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PKB itu menilai kebijakan di Menteri Susi melalui Permen KP 56/2016 yang berisi banyak tentang larangan tidak mementingkan kesejahteraan generasi sekarang.

“kalau saya lihat (di era sebelumnya) tidak memperhatikan kepentingan generasi sekarang,” ungkapnya.

Ia pun sangat memahami keluarnya Permen KP 12/2020. Berdasarkan hasi riset dari para pakar, stok benih lobster sangat melimpah di perairan Indonesia, sementara yang peluang untuk hidup hanya sekitar 1 persen.

“Permen KP 12/2020 perlu kita kawal sekaligus dorong agar fungsi ekologi, ekonomi dan sosial berjalan,” pungkasnya.

Hadir sebagai narasumber dalam webinar tersebut antara lain Dirjen Budidaya KKP Dr Ir Slamet Soebjakto, Ketua Himpunan Pembudidaya Ikan Laut Indonesia (Hiplindo) Ir.Effendy Wong, Wakil Penasihat Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia (PPNLI) Dr. Ir Agus Priyono dan Guru Besar FPIK Undip Prof Dr Ir Suradi. Bertindak sebagai moderator adalah Ketua Dewan Penasihat DPP Alumni Perikanan Undip Dr. Ir Widodo Farid Ma’ruf. (Tyo)

 

 

Article Link: http://samudranesia.id/ketua-alumni-undip-sustainability-era-bu-susi-konservatif/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published