Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Kembangkan Budidaya Kepiting, Rokhmin Apresiasi Laboratorium FPIK IPB



Foto: Prof. Rokhmin Dahuri saat mengunjungi Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (14/6).

Jakarta (Samudranesia) – Koordinator Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) Prof. Rokhmin Dahuri mengunjungi Budidaya Kepiting Bakau Hardshell dan Softshell Sistem Apartemen di Marine Filed Station atau Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (14/6).

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB itu optimis melihat perkembangan budidaya kepiting bakau yang dilakukan oleh Laboratorium FPIK IPB. Ia yakin pembudidayaan ini akan menjadi nilai ekonomi yang potensial bagi masyarakat pesisir.

“Budidaya atau pembesaran dan penggemukan kepiting ini sangat menguntungkan dan sebulan bisa panen,” ucap Rokhmin.

Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001-2004 itu juga mengatakan bahwa kegiatan budidaya khususnya kepiting yang dilakukan di Marine Filed Station sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dari sektor perikanan budidaya.

“Ini bagus dijadikan Program Nasional untuk peningkatakan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau Kecil,” imbuhnya.

Hal tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk menjadikan sektor perikanan budidaya sebagai salah satu tulang punggung ekonomi bangsa.

Sehingga penta helix antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat pesisir dan media menjadi satu kesatuan kerja sama yang penting untuk menopang industri perikanan budidaya.

Marine Filed Station sendiri merupakan Laboratorium Ilmu Kelautan yang dilengkapi ruang-ruang kelas dan laboratorium kering dan basah beserta bak-bak percobaan indoor dan outdoor. Laboratorium tersebut digunakan sejak tahun 1980 sebagai hak pakai yang diberikan oleh Pemda DKI. 

“Kegiatan penelitian dengan fokus marine culture yaitu untuk komoditas ikan kerapu, udang dan kepiting dilakukan di laboratorium Ancol dengan memanfaatkan fasilitas berupa bak-bak indoor maupun outdoor,” pungkasnya. (Tyo)

 

Article Link: http://samudranesia.id/kembangkan-budidaya-kepiiting-rokhmin-apresiasi-laboratorium-fpik-ipb/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published