Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

IPB Dorong Logistik Maritim jadi Urat Nadi Perekonomian Nasional

Ilustrasi

 

Jakarta (Samudranesia) – Seminar bertajuk International Conference on Port, Shipping, and Maritime Logistic yang diselenggarakan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (26/9) dibuka oleh Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin.

Seminar ini bertujuan untuk menemukan formulasi mengenai konsep pelabuhan, pelayaran, dan logistik maritim yang dapat menopang perekonomian bangsa.

Dalam sambutannya, Ma’ruf menyebut bahwa perlunya gagasan besar untuk mengoptimalkan sektor kemaritaman Indonesia. Ia meyakini bahwa kemaritiman nantinya akan menjadi penopang perekonomian terbesar bagi Indonesia.

“Oleh karena itu perlu adanya upaya-upaya optimalisasi ide-ide dan gagasan-gagasan besar untuk mengoptimalkan sektor kemaritiman kita baik itu transportasi lautnya maupun potensi kelautannya,” ucap Ma’ruf.

Senada dengan wapres terpilh, Menteri Perhubungan RI yang diwakili oleh Dirjen Hubla Agus Purnomo, menyebutkan bahwa 40 persen perdagangan dunia di laut melewati perairan Indonesia.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa perairan Indonesia khususnya di kawasan timur harus menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi rakyat

“Diperlukan upaya pengembangan kawasan pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia dengan didukung pelayanan transportasi laut sebagai tulang punggung distribusi logistik yang menghubungkan wilayah barat dan timur, sehingga mampu menurunkan biaya logistik guna mempercepat pemerataan perekonomian,” ungkap Agus.

Masih kata dia, pada tahun 2018, Indeks Performa Logistik atau Logistics Performance Index (LPI) Indonesia menempati posisi 46 dengan skor 3,15. Posisi ini naik dari peringkat sebelumnya pada tahun 2016, yaitu posisi ke-63 dengan skor 2,98.

“Peningkatan tersebut sejalan dengan peningkatan kualitas infrastruktur Indonesia yang juga mengalami kenaikan,” terangnya.

Artinya infrastruktur kemaritman yang kini gencar dibangun oleh pemerintah telah berimplikasi kepada naiknya LPI Indonesia. Dengan kata lain, bisnis logistik nasional telah mendapat kepercayaan dunia internasional.

“Dalam rangka mendukung pembangunan nasional diperlukan kebijakan integrasi serta pengembangan kawasan dan infrastruktur yang diharapkan dapat menurunkan biaya logistik nasional sebesar 1,6 persen, memperbaiki konektivitas, dan menyeimbangkan arus perdagangan antara Indonesia Barat dan Timur,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara itu antara lain, Rektor IPB Arif Satria, beberapa pelaku usaha, dan praktisi kemaritiman. Masing-masing mengulas formulasi untuk menekan biaya logistik berdasarkan masing-masing bidangnya. (Tyo)

 

Article Link : http://samudranesia.id/ipb-dorong-logistik-maritim-jadi-urat-nadi-perekonomian-nasional/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published