Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Gerakan #YukBantuNelayan Diharapkan Pulihkan Harga Ikan

Jakarta (Samudranesia) – Pandemi Covid-19 di Indonesia sangat  berdampak pada perekonomian berbagai sektor tak terkecuali sektor perikanan. Nelayan mulai merasakan terjadinya penurunan harga ikan hingga ke titik terendah. Hal ini disampaikan oleh Sutia Budi, Ketua Jaringan Nelayan Matahari (JNM) beberapa waktu lalu.

Menurut Sutia, banyak nelayan yang mengalami kerugian karena harga jual hasil tangkapan ikan tidak bisa menutupi biaya operasional untuk melaut. Padahal  April merupakan musim yang bagus untuk menangkap ikan.

“Pasar ekspor terbatas, restoran dan hotel semua tutup serta jalur distribusi perikanan ke pasar domestik banyak yang terkendala kebijakan karantina wilayah adalah sebab rendahnya penyerapan ikan dipasar” ujarnya.

Tak hanya di sektor perikanan tangkap, kondisi serupa juga dialami oleh pembudidaya perikanan. Hasil panen ikan mereka, kata Sutia, banyak yang tidak diserap oleh pasar, sehingga terpaksa harus dijual dengan harga murah.

Guna meringankan kondisi tersebut, JNM mengkampanyekan Gerakan #YukBantuNelayan. Organisasi nirlaba ini membagikan ikan secara gratis kepada masyarakat luas yang terdampak wabah Covid-19.

“Melalui gerakan #YukBantuNelayan kami meluncurkan program “”Berbagi Ikan Segar” yaitu memberi bantuan kepada masyarakat yang terdampak Corona dengan membagikan ikan segar secara gratis. Ikan akan kami ambil secara langsung dari nelayan-nelayan kecil dan pembudidaya perikanan skala rakyat”, Ujar Sutia.

Tujuan dari program “berbagi Ikan Segar” ini, menurutnya, selain untuk memulihkan perekonomian nelayan dan pelaku perikanan, juga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi masyarakat  agar memiliki imunitas tubuh dan terhindar dari tertularnya virus Covid-19.

“Untuk mewujudkan program ini, kami menggandeng LAZISMU, lembaga zakat milik Muhammadiyah untuk menggalang donasi dan bantuan publik. Semua pihak dapat berdonasi untuk membantu pemenuhan nutrisi masyarakat ”, tambahnya.

Melalui relawan yang sudah dibentuk oleh Jaringan Nelayan Matahari (JNM) di beberapa kota, bantuan ikan segar akan didistribusikan secara langsung kepada masyarakat di perkampungan padat penduduk dengan sistem door to door.

“Selain dibagikan secara langsung, kami juga menjalin kerjasama dengan catering dan warung-warung untuk mengolah ikan menjadi makanan siap santap untuk paket berbuka bagi masyarakat yang membutuhkan”, terang Sutia Budi yang juga Wakil Rektor ITB Ahmad dahlan ini.

“Disamping berbagi ikan segar, gerakan #YukBantuNelayan juga memberi bantuan kepada keluarga nelayan, pelaku perikanan dan masyarakat pesisir yang rentan terdampak Covid-19 dalam bentuk bantuan sembako gratis”, Tutup Sutia Budi.

Cara ini terbilang unik dan strategis, dalam satu program sekaligus dapat membantu nelayan dan pelaku perikanan, UMKM serta masyarakat luas yang terdampak persebaran Covid-19. Bagi yang ingin membantu program “Berbagi Ikan Segar” ini dapat mengubungi lazismu, lembaga resmi yang ditunjuk untuk mengelola dana bantuan manyarakat.

 

Article Link: http://samudranesia.id/gerakan-yukbantunelayan-diharapkan-pulihkan-harga-ikan/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published