Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Ekspor Benih Lobster Mau Dibuka, HNSI Minta Utamakan Budidaya

Benih lobster yang ditangkap di alam lebih diutamakan untuk dibudidaya. Foto: Net

Jakarta (Samudranesia) – Polemik ekspor benih lobster yang bergulir selama satu pekan terakhir ini harus diakhiri dengan suatu kebijakan yang tepat. Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengumumkan akan membuka ekspor benih lobster yang kemudian dikritisi oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Terkait hal itu, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) berpandangan bahwa budidaya menjadi jalan tengah dari fenomena tersebut.

“Prinsip dasarnya, benih lobster yang dibiarkan di alam, rasio hidupnya hanya 0,08 persen. Artinya dari 100 ekor, yang bisa hidup sampai besar hanya 8 ekor. Tapi kalau benih tersebut dibudidayakan, maka rasio hidupnya 80 persen,” kata Ketua HNSI Yussuf Solichien kepada redaksi, Rabu (18/12).

Dia meyakini dengan cara seperti itu akan mendatangkan manfaat yang banyak untuk nelayan lobster. Sehingga jangan hanya bisa mengekspor benih lobster melainkan ekspor lobsternya yang harganya lebih tinggi per ekornya.

“HNSI memandang pemanfaatan benih lobster dengan cara budidaya, di samping dapat mensejahterakan nelayan, juga bisa mendatangkan devisa yang besar dari ekspor lobster hasil budidaya,” terangnya.

Jadi benih lobster yang ditangkap nelayan dari alam sudah sepatutnya harus dibudidaya sebagian besarnya. Jika masih berlebih tentu itu yang boleh diekspor.

Yussuf menekankan agar kapasitas benih lobster yang mampu dibudidaya harus melalui kajian yang matang.

“Barapa kapasitas budidaya dalam negeri yang mampu menyerap hasil benih lobster dari nelayan bisa dihitung dengan rasio potensi dan yang boleh ditangkap. Bila masih berlebih, pemerintah bisa mengijinkan untuk ekspor dengan catatan keseimbangan benih lobster yang ditangkap dan yang tetap di alam harus diatur supaya kelestariannya tetap terjaga,” bebernya.

Di akhir penyampaiannya, mantan Komandan Denjaka ini menegaskan bahwa budidaya lobster dalam negeri yang harus diutamakan. “Yang terpentung utamakan budidaya,” tandasnya.

Polemik ini semakin tak terbendung ketika Susi Pudjiastuti melontarkan kritikan kepada Edhy Prabowo melalui akun media sosialnya. Praktis netizen langsung bersambut dengan membuat hastag ‘TenggelamkanEdhy’. Sang menteri pun kerap mendapat cibiran dari netizen terkait rencana ekspor benih lobster tersebut. (Tyo)

 

Article Link : http://samudranesia.id/ekspor-benih-lobster-mau-dibuka-hnsi-minta-utamakan-budidaya/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published