Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Dirlala: Tol Laut, Prinsipnya Kapal Datang Barang Siap

Dirlala Kemenhub Capt Wisnu Handoko.

Jakarta (Samudranesia) – Program Tol Laut yang menjadi visi andalan Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada tahun 2014 terus menjadi sorotan. Terkait hal itu, Marin Nusantara menggelar Bincang Maritim via zoom bertajuk “Tol Laut, Pengaruhnya Terhadap Kemajuan Daerah di Sulawesi Tenggara”, Selasa (14/7).

Direktur Marin Nusantara Makbul Muhammad bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut. Direktur Lalu Lintas Laut (Dirlala) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Capt. Wisnu Handoko hadir sebagai salah satu narasumber dalam diskusi itu.

Dalam paparannya, Capt Wisnu mengulas mengenai perjalanan program ini yang sudah memberikan dampak yang baik bagi perekonomian di daerah-daearah pulau terpencil hingga terluar. Namun beberapa kendala seperti muatan balik yang kosong dan penurunan harga yang belum signifikan.

“Kalau kita berbicara Tol Laut dalam arti luas ialah berbicara perdagangan, supply chain, arus logistik nasional, jadi tidak semata-mata urusan kapal saja,” kata Capt. Wisnu.

Ia menyebut bahwa kapasistasnya sebagai Direktorat Lalu Lintas Laut hanya menyediakan kapal untuk sampai tujuan tepat waktu, Soal muatan ia menyerahkan kepada peran Pemerintah Daerah dan pelaku usaha setempat.

“Semua harus bersinergi, itu yang namanya konsolidasi muatan dengan baik. Kapal datang, muatan ada, sehingga perdagangan bisa memanfaatkan jadwal kapal,” jelasnya.

Pihaknya pun siap dikomplain jika muatan ada tetapi kapalnya tidak datang atau terlambat. “Jadi prinsipnya kapal datang barang siap, kapal datang barang siap. Kalau barang siap kapal tidak datang silakan mengkomplain saya,” selorohnya.

Capt. Wisnu menambahkan pada tahun 2019, pihaknya juga pernah mengupayakan adanya kontainer mini sebagai realisasi program Tol Laut masuk desa.

“Kita dengan Pak Makbul dulu pernah mengupayakan adanya kontainer mini untuk bisa masuk sampai ke kelurahan-kelurahan, ke desa-desa, tapi masalahnya balik lagi bagaimana kita melakukan pembinaan kepada pelaku usaha,” beber dia.

Pembicara lain dalam webinar tersebut di antaranya Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud; Kadis Perdagangan Kota Kendari, Saiful; Ketua Hipmi Sultra, Sucianti Saenong dan pengamat ekonomi Abdul Rahman Farisi. (Tyo)

 

 

Article Link: http://samudranesia.id/dirlala-tol-laut-prinsipnya-kapal-datang-barang-siap/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published