Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Di Tengah Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pelaut RI di Luar Negeri?

Ilustrasi Foto: Istimewa.

Jakarta (Samudranesia) – Banyaknya pelaut Indonesia yang bekerja di luar negeri saat ini hampir luput dari perhatian pemerintah. Terutama kementerian yang membidangi masalah kepelautan seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) ataupun Kementerian Luar Negeri karena sudah menyangkut permasalahan lintas negara.

Terkait hal itu Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi meminta agar pemerintah dalam hal ini Kemenhub dan Kemenaker melakukan pendataan yang konkret mengenai jumlah pelaut Indonesia yang bekerja di luar negeri.

“Sekarang ini di berbagai negara sudah menerbitkan pelaut tidak boleh turun dari kapal. Itu tentu sangat menyulitkan pelaut. Ancaman yang paling nyata dialami pelaut tentunya secara psikologis. Mereka bisa stress,” kata Rusdi biasa disapa kepada Samudranesia, Selasa (7/4).

“Jadi Kemenhub dan kementerian lain terkait harus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap masalah ini,” tegasnya.

Pengamat maritim yang dikenal kritis itu menyatakan tidak ada jaminan keselamatan para pelaut itu bisa aman dan terhindar dari virus Corona. Ia mengacu kepada awak USS Theodore Roosevelt yang sudah memiliki standar kesehatan tingkat tinggi namun masih ada yang terpapar Corona.

Maka dari itu, ia mengimbau agar pemerintah melalui Kemenhub dan Kemenaker bekerja cepat untuk hal ini. Sebisa mungkin para pelaut Indonesia itu dievakuasi dan mendapatkan jaminan kesehatan.

“Kalau dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sudah banyak yang memperhatikan, tapi kalau pelaut siapa? Padahal pelaut kan juga pahlawan di tengah wabah Covid-19 ini. Mereka harus dibantu, karena saat ini mereka mengalami kesulitan karena ketatnya peraturan itu,” imbuh dia.

Masih kata Rusdi, pelaut itu sudah pasti bekerja di bawah tekanan. Kendati insentif yang diterimanya besar ketika bekerja di luar negeri, tapi tidak menutup kemungkinan mereka mendapatkan potongan gaji dari perusahaan.

“Karena kita lihat sekarang semuanya pada melorot ekonomi, termasuk perusahaan-perusahaan pelayaran yang banyak mempekerjakan pelaut Indonesia. Jadi atas nama kemanusiaan kami Namarin minta kepada pemerintah untuk memperhatikan hal ini,” tandasnya. (Tyo)

 

Article Link : http://samudranesia.id/di-tengah-pandemi-covid-19-bagaimana-nasib-pelaut-ri-di-luar-negeri/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published