Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Bupati Morotai: Kita Benar-benar Merasakan Dampak Positif Tol Laut

Tol Laut singgah di Morotai

Jakarta (Samudranesia) – Kabupaten Pulau Morotai beberapa waktu lalu meraih penghargaan dari kesuksesan program Tol Laut dengan kategori muatan dan pengiriman balik terbanyak. Bupati Pulau Morotai Benny Laos menyatakan bahwa penghargaan itu merupakan kerja keras seluruh stakeholder yang ada di Morotai.

“Ini hasil kerja keras dari seluruh stakeholder. Morotai dapat nominasi pertama untuk arus barang datang dan arus barang balik, jadi kita benar-benar merasakan dampak positif dari Tol Laut,” ujar Benny dalam Webinar Kemenhub beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Morotai juga mendapat tambahan 1 trayek lagi melalui kapal Pelni KM Dorolonda mulai 1 Agustus 2020 lalu. Ia berharap dengan adanya tambahan trayek itu, geliat ekonomi Morotai semakin menggeliat.

Morotai sendiri juga ditetapkan oleh pemerintah menjadi 10 Daerah Bali Baru mengingat banyaknya potensi wisata di sana baik alam maupun sejarah.

Ke depan Beny Laos juga berharap agar tidak ada lagi pembatasan barang akibat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53 Tahun 2020. Ia meminta agar Permendag itu direvisi.

Sebab, aturan yang mengatur jenis barang bisa diangkut oleh Tol Laut itu dinilai membuat pembangunan di daerahnya berjalan lambat dan terkendala.

“Jadi jangan ada pembatasan, karena hanya pemodal besar saja yang akhirnya menikmati Tol Laut ini. Jadi saya minta Permendag 53/2020 itu direvisi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Benny juga menyebut aturan Logistic Communication System (LCS) di Kementerian Perhubungan masih membuat Tol Laut hanya diikuti pemodal besar saja, sementara pemodal kecil tersisih.

“Sebab, barang yang diangkut harus secara kolektif. Barang tidak bisa digabungkan,” tandas dia. (Tyo)

 

 

Article Link: http://samudranesia.id/bupati-morotai-kita-benar-benar-merasakan-dampak-positif-tol-laut/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published