Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Berikut Sosok Muda yang Layak Jabat MKP

Beberapa tokoh muda disebut-sebut layak memimpin KKP.

Jakarta (Samudranesia) – Hiruk pikuk jelang penetapan kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada pasca 20 Oktober 2019 mendatang diwarnai dengan berbagai prediksi figur-figur yang akan mengisi jabatan pos kementerian. Terkait nama tokoh dari berbagai latar belakang ramai disebut-sebut bakal menjadi pembantu presiden di bidangnya masing-masing.

Dalam pos Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sejak beberapa bulan terakhir sudah bermunculan figur yang digadang-gadang akan menggantikan Susi Pudjiastuti. Dari tua hingga muda dan beragam latar belakang bermunculan untuk mengisi jabatan strategis ini.

Sekjen Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) Ahlan Zulfakhri berharap bahwa jabatan penting dalam sektor kelautan ini sudah selayaknya diisi oleh tokoh muda potensial yang berpengalaman di bidang kelautan dan perikanan.

“Itu kan sesuai dengan janji Pak Jokowi yang akan memberikan beberapa jabatan menteri kepada tokoh muda. Saya kira Menteri Kelautan dan Perikanan ke depan harus tokoh muda yang berkecimpung lama di dunia kelautan dan perikanan,” kata Ahlan kepada redaksi, Sabtu (21/9).

Ia memandang bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) harus memiliki inovasi yang besar serta bisa merangkul seluruh pihak. Lulusan Perkapalan Universitas Diponegoro (Undip) ini menilai apa yang telah dilakukan oleh Susi Pudjiastuti selama lima tahun ini sudah cukup baik dan perlu dilanjutkan dengan menyempurnakan apa yang sudah dilakukan.

“Dengan prinsip sovereignity (kedaulatan) yang diwujudkan dalam bentuk penenggelaman kapal asing ilegal oleh Bu Susi membuktikan bahwa sustainability (keberlanjutan) dan meningkatnya stok ikan di perairan Indonesia terjadi. Selanjutnya tinggal butuh prosperity (kesejahteraan) buat nelayan dan masyarakat pesisir kita, ini perlu dilanjutkan,” ungkapnya.

Ketika disinggung siapa tokoh muda yang layak menempati pos tersebut, Ahlan menyebut tiga nama yang tidak asing lagi di publik, utamanya dunia kelautan dan perikanan Indonesia. Pertama yang disebutnya ialah Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud.

“Abdul Gafur Mas’ud sekarang menjabat juga sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo). Sudah pasti dia mengerti betul karakteristik daerah pesisir di Indonesia dan bagaimana menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran rakyat,” terang Ahlan.

Nama Abdul Gafur Mas’ud belakangan melambung ketika daerah yang dipimpinnya ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai Ibu Kota RI tahun 2024. Wajahnya kerap menghiasi layar televisi dan pemberitaan kala dirinya menjabarkan potensi PPU sebagai Ibu Kota RI.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud. Foto: Istimewa

Pria kelahiran 7 Desember 1987 itu, sambung Ahlan ketika menjabat sebagai MKP akan bersikap kooperatif dengan seluruh daerah pesisir di Indonesia. Sehingga tidak ada lagi konflik antara pusat dan daerah mengenai pengelolaan SDA kelautan.

“Hubungan antar pusat dan daerah sangat penting dibangun untuk menyukseskan visi besar Pak Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan laut masa depan bangsa. Kalau tidak harmonis khawatir tidak ada sinkronisasi antara pusat dan daerah dalam mengelola lautnya,” ungkap Ahlan lagi.

Figur muda kedua yang pantas menjabat sebagai MKP di mata Ahlan ialah Witjaksono. Pengusaha muda yang lama bergelut di bidang perikanan ini sukses membawa perusahaannya, PT.Dua Putera Utama Makmur Tbk (DPUM)  menjadi perusahaan swasta nasional yang go public.

Prestasi terbaiknya dalam bisnis perikanan ialah terjadi pada 10 Agustus 2016, di mana tingkat produksinya melonjak menjadi 100 ton per hari dengan kemampuan daya simpan di cold storage mencapai 25 ribu ton ikan dan hasil laut lainnya. Prestasi ini pun sempat disebut oleh Presiden Jokowi sebagai contoh anak muda yang sukses mengelola bisnis kelautan.

“Kalau fokus utama KKP ke depan ini ialah membangun kesejahteraan, maka tokoh yang paling cocok ialah pengusaha dan juga mewakili kalangan generasi muda. Witjaksono saya kira punya modal itu,” bebernya.

Witjaksono

Witjak biasa disapa juga aktif di dalam tim ekonomi Nahdlatul Ulama (NU). Artinya, lanjut Ahlan, dirinya juga bisa mewakili kalangan santri (basis utama NU), yang kini sedang fokus untuk membangun ekonomi keumatan.

“Potensi Witjaksono saya lihat bisa merangkul seluruh kalangan, sehingga bisa mengintegrasikan program dengan mudah ke seluruh stakeholder karena sesuai dengan landasan ekonomi kita yang bercorak kerakyatan diperlukan figur muda inovatif yang bisa diterima oleh semua kalangan,” ulasnya.

Selain kedua nama tersebut, Ahlan menyebut tokoh muda yang santer namanya digadang-gadang layak menempati jabatan sebagai MKP ialah Riza Damanik. Mantan Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) ini, menurutnya juga memiliki kapabilitas dan pengalaman birokrasi selama bertugas di Kantor Staf Presiden (KSP).

Riza Damanik

“Bang Riza Damanik saya kira juga tokoh muda potensial untuk menempati jabatan MKP. Pengalaman beliau sebagai aktivis dan akademisi telah membawa dirinya sebagai figur muda kelautan yang cukup punya pengaruh,” pungkas Ahlan. (Tyo)

 

 Article Link : http://samudranesia.id/berikut-sosok-muda-yang-layak-jabat-mkp/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published