Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Benarkah Harga Lobster Mencapai 4-5 Juta Rupiah?

#benih lobster #KKP #lobster

Lobster mutiara ukuran besar. Foto: Net

Jakarta (Samudranesia) – Polemik mengenai ekspor benih lobster terus menggelinding tidak ada henti. Kelihatannya pemerintah telah melakukan proses kajian untuk lebih ke arah membuka keran ekspor benih lobster dengan persyaratan tertentu.

Jika kita melihat konidisi dua bulan terakhir ini, publik dihadirkan nuansa perdebatan antara pro ekonomi dan lingkungan dalam dinamika wacana ekspor benih lobster.

Hal itu dimulai oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mengkritik wacana ekspor benih lobster yang akan dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini Edhy Prabowo.

Mulai pertengahan Desember 2019, Susi gencar menyerang Edhy terkait wacana tersebut.

“Bener kita harus ekspor bibitnya?? Apakah tidak lebih baik tunggu besar dan dijual dengan harga lebih dari 30 kalinya???” katanya dikutip dari akun Twitter @susipudjiastuti, Minggu (15/12/2019).

Dia bahkan menggunggah satu foto lobster yang diambil dari web CNBC Indonesia, dan menjelaskan bahwa lobster tersebut tipe Lobster Mutiara.

“Berat kira-kira 1,2 kg sampai dengan 1,4 kg. Harga per kg saat ini minimal Rp 5 juta. Bibitnya diambil dari laut diekspor ke Vietnam per ekor cuma Rp 139.000,” ungkapnya.    

Netizen pun banyak yang mendukung pernyataan Susi tersebut. Atas nama kelestarian dan keberlanjutan ekonomi, Susi mampu menghipnotis jutaan orang kala itu.

Banyak netizen yang kala itu langsung mengutuk, mencaci wacana ekspor benir lobster. Hingga akhirnya sempat marak hastag TenggelamkanEdhy.

Dengan bersikap hati-hati, pihak KKP pun terus melakukan riset dengan mengumpulkan para pakar mengenai kondisi lobster di Indonesia.

Ketua Komisi Pemangku-Kepentingan dan Konsultasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP2-KKP) Effendi Gazali pun langsung mengunjungi Vietnam hingga akhirnya menggelar Diskusi Publik bertajuk “Lobster: Apa Adanya” di Gedung Mina Bahari III, KKP, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam diskusi yang menghadirkan para pakar dan pelaku usaha lobster itu Effendi menanyakan berulang kali, benarkah harga lobster mencapai 4-5 juta per ekornya? Alasannya sebagai akademisi dia tidak mau turut menebarkan hoax.

“Ilmuwan itu boleh salah tapi dia tidak boleh berbohong? Jadi benar enggak ada harga lobster dengan mencapai 4-5 juta per ekornya?” tanya Effendi.

Ada audiens yang berseloroh, menyatakan benar, tapi di Manhattan, New York bukan di Indonesia. Kemudian eksportir lobster Upi Apriyani juga angkat bicara, bahwa harga lobster bisa mencapai segitu di waktu tertentu.

“Untuk lobster mutiara ukuran 3,5 kg, harga jual waktu Imlek Rp 1.600.000 per kg, jadi bisa mencapai Rp 5.600.000, terus yang ukuran 3 kg mencapai Rp 4.500.000,” ucap Upi.

Sedangkan ketika di luar Tahun Baru Imlek harga lobster tidak mencapai demikian. Adapun tingginya harga lobster saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh mewabahnya virus Corona di China.

Terkait polemik masalah harga lobster itu, Effendi menegaskan apa yang disebutkan oleh mantan manteri Susi Pudjiastuti adalah fakta bukan hoax untuk ukuran 3-3,5 kg jika di waktu tertentu pada saat Tahun Baru Imlek. (Tyo)

 

Article Link : http://samudranesia.id/benarkah-harga-lobster-mencapai-4-5-juta-rupiah/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published