Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Benahi Karut Marut Dunia Kepelautan Jadi PR Utama Dirkapel Baru

Dirkapel baru Kombes Pol Capt Hermanta (tengah) foto bersama delegasi Pelaut KPI di kantornya, Selasa (4/8).

Jakarta (Samudranesia) – Delegasi Pelaut KPI (Kesatuan Pelaut Indonesia) yang dipimpin oleh Koordinator Eksekutif Tonny Pangaribuan bersama Koordinator Lapangan Hasoloan Siregar (Solo), Koordinator Administrasi Arifin Simbolon, Muslih, Capt. Miske, Poppy, Debbie dan pelaut HAL (Holland America Lines) diterima oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan (Dirkapel) baru Kombes Pol Capt. Hermanta di ruang kerjanya, Jakarta, Selasa (4/8).

Kombes Pol Capt. Hermanta adalah mantan KSOP Tanjung Priok. Ia menjabat Dirkapel menggantikan Capt. Sudiono yang kabarnya menjadi KSOP Surabaya.

Pada kesempatan itu, Koordinator Lapangan Pelaut KPI Hasoloan Siregar atau akrab disapa Solo yang sedang mengemban misi perjuangan menyelamatkan organisasi KPI juga sudah beberapa kali audiensi dengan pejabat Ditjen Hubla seperti Dirkapel Ir. Wibowo dan Koorsahli Menhub Mayjend TNI Mar (Purn) Buyung Lalana.

Kepada Capt. Hermanta, Solo menyerahkan sebuah buku jilidan berjudul Testimoni Pelaut KPI yang di dalamnya terdapat sejarah organisasi KPI yang didirikan pada tahun 1976 dan sejak masih bernama PPI (Persatuan Pelaut Indonesia) yang dibentuk tahun 1966 sampai menapaki era reformasi yang mengikuti Konvensi ILO agar serikat pekerja profesi pelaut KPI tidak diikutcampuri oleh Pemerintah.

Kronologis Kongres VII KPI tahun 2009 yang deadlock dan tidak terjadi pemilihan Pengurus Pusat (PP) KPI untuk periode 2009-2014. Copy surat dari Kemenkumham pada akhir Oktober 2015 yang dengan tegas menyatakan bahwa KPI tidak terdaftar dalam data base perkumpulan berbadan hukum pada Subdit Badan Hukum Dit Perdata Ditjen AHU Kemenkumham.

Kemudian somasi ketiga, Ketua Pimpinan Kongres VII KPI tahun 2009 Jhon Kadiaman yang dengan tegas belum pernah mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang Penetapan dan Pengesahan PP KPI periode 2009-2014, karena mereka mengangkat dirinya sendiri. Padahal tidak ada pemilihan PP KPI dalam kongres.

Capt. Hermanta, yang merupakan eks Komandan KPLP itu mengucapkan terima kasih. Ia berjanji akan terus bersahabat dengan para pelaut yang merupakan mitra utama dalam tugas pokoknya.

“Bahkan kami delegasi Pelaut KPI merasa kaget jika Bapak Dirkapel yang baru ini meminta kami untuk mengepalkan tangan dan ikut berteriak ‘Hidup Pelaut, Hidup Pelaut, Hidup Pelaut’ yang langsung beliau komandoi,” ungkap Solo.

Sementara itu, Jurubicara Pelaut KPI Teddy Syamsuri dan Penasihat Binsar Effendi Hutabarat yang berhalangan hadir, menyampaikan ucapan selamat atas prestasi dan reputasi Kombes Pol Capt. Hermanta.

“Semoga saja dengan Pak Hermanta menjadi Dirkapel yang baru, segala karut marutnya keberadaan dunia perkapalan niaga Indonesia serta dunia kepelautan Indonesia yang kesannya masih termarjinalkan, bisa dilakukan pembenahan, perbaikan, perubahan untuk maju melepaskan ketertinggalannya. Semoga!” harap Binsar.

“Mudah-mudahan saja dengan Kombes Pol Capt. Hermanta menjabat Dirkapel yang baru dan pada kapasitas beliau sebagai Pembina KPI ex officio, bisa segera menginstruksikan KPI untuk mereformasi diri dari kepengurusannya yang tidak kenal tongkat estafet melalui forum Munaslub yang demokratis, sebagaimana yang menjadi Mosi Pelaut KPI. Sebab sekian lama terkesan selalu dijadikan obyek penderita, lahan basah bahkan sapi perah,” ujar Teddy Syamsuri. (Tyo)

 

 

Article Link: http://samudranesia.id/benahi-karut-marut-dunia-kepelautan-jadi-pr-utama-dirkapel-baru/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published