Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Begini Cara Edhy Prabowo Mempercepat Proses Perizinan

Menteri KP Edhy Prabowo di Seskoal.

Jakarta (Samudranesia) – Melalui Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (Silat), pengurusan izin usaha untuk pelaku usaha perikanan hanya memakan waktu satu jam. Program yang diluncurkan pada 30 Desember 2019 lalu ini turut menjadi kunci sukses dalam sektor perikanan tangkap.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan sebelum ada program ini, perizinan kapal bisa memakan waktu paling cepat 14 hari dan ada yang berbulan-bulan hingga tahunan.

“Sekarang (melalui Silat) hanya satu jam, ini bukan pencitraan. Dulu ada lima meja yang harus dilalui untuk izin kapal dan itu harus berurutan, belum selesai di satu meja tidak bisa lanjut ke meja berikutnya,” terang Edhy saat memberikan kuliah umum kepada Perwira Mahasiswa (Pasis) Seskoal di Gedung Samadikun, Cipulir, Jakarta, Senin (27/7).

Dengan adanya lima meja yang harus dilalui oleh pelaku usaha perikanan tentu sangat mengganggu iklim usaha. Akibatnya geliat sektor perikanan tangkap menjadi terhambat.

Setelah adanya instruksi dari presiden untuk mempercepat proses perizinan dalam rangka menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi, Edhy beserta jajaannya terutama Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) langsung bertindak cepat.

“Bayangkan kalau ada petugas di satu meja sedang keluar kota, orang yang akan membuat izin tidak bisa ke meja berikutnya, itu sangat mengganggu sekali, belum lagi ada petugas di meja lainnya yang keluar kota,” jelasnya.

“Saya turun ke bawah dan berbicara ke mereka (petugas), kenapa seperti ini? Kalau anda kehilangan lapangan kerja tambahan dari proses ini saya ganti uangnya berapa? Jadi ini butuh kemauan,” tegasnya.

Saat ini, mengurus izin hanya satu meja dan bisa online. Pelaku usaha yang ingin memperoleh izin hanya transfer ke rekening Kementerian Keuangan (Kemenkeu), izin langsung keluar.

Dengan demikian, Edhy yakin potensi laut Indonesia yang melimpah bisa dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran bangsa.

“Ini PR (Pekerjaan Rumah-red) besar kita. Kami, KKP punya tugas besar, berat, makannya itu saya ajak semua kalangan untuk mengelola ini. Saya percaya ini akan menjadi modal besar kita,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Edhy didampingi oleh Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan TB.Haeru Rahayu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP Pung Nugroho, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Muhammad Yusuf, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Prof. Sjarief Widjaja dan para Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI.

Kedatangan rombongan KKP disambut oleh Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr (Han) beserta Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Imam Musani, S.E., M.Si., Seklem Seskoal Kolonel Laut (P) Apriyani, S.H., M.M., M.Si (Han)., CHRMP., Koordos Seskoal Kolonel Laut (KH) Dr. Sudardi, S.H., M.H., Kapusjianmar Seskoal Kolonel Laut (P) Suharto, S.H., M.Si., dan para Pejabat Utama Seskoal lainnya. Sebelum smemberikan kuliah umum, rombongan KKP melaksanakan foto bersama di Plaza Dharma Wiratama, kemudian meninjau kolam bioflok yang berlokasi di belakang Mess Bintara Tamtama Usman Harun. (Tyo)

 

Article Link: http://samudranesia.id/begini-cara-edhy-prabowo-mempercepat-proses-perizinan/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published