Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Banyak Pengusaha Baru di Morotai, Pelni Usulkan Tambah Kapal Tol Laut

KM Logistik Nusantara 6, salah satu kapal tol laut milik Pelni (Ist)

Jakarta (Samudranesia) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni tengah mengkaji kemungkinan masuknya KM Dorolanda ke Kabupaten Morotai. Kajian yang nantinya akan diusulkan ke pemerintah ini demi membuka konektivitas yang lebih luas antara Morotai dengan daerah lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Masrul Khalimi , melalui siaran persnya, Minggu 1 November 2020. “Kajian ini masih kami bahas dan akan diusulkan kepada Kementerian Perhubungan,” tutur Masrul.

Menurut catatan Pelni, antusiasme dan pertumbuhan pengusaha lokal di Morotai meningkat sejak September 2020. Sebelumnya Pelni telah mengoperasikan kapal tol laut KM Logistik Nusantara 3 untuk memfasilitasi kebutuhan transportasi manusia dan logistik di Morotai. Seiring peningkatan jumlah penumpang dan arus logistik, Pelni lalu menambahkan KM Logistik Nusantara 6 untuk masuk ke Morotai.

KM Lognus 6 sendiri memiliki kapasitas angkut untuk muatan terisi penuh mencapai 250 TEUs, jauh lebih besar dari KM Lognus 3 yang hanya berkapasitas 120 TEUs.

Sebagai informasi, Trayek T-10 yang dilayani KM Lognus 6 melayari Tanjung Perak – Tidore – Galela – Buli – Maba – Weda – Tanjung Perak. Namun untuk Triwulan IV-2020, KM Lognus 6 melanjutkan perjalan dari Tidore menuju Morotai. Sementara KM Lognus 3 sudah melayari rute Morotai sejak 2017 sebagai trayek T-15 dengan rute Tanjung Perak – Makassar – Jailolo – Morotai – Tanjung Perak.

Masrul meyakini kehadiran KM LogNus 6 di Morotai telah mampu menjawab kebutuhan pengusaha lokal Morotai yang terus bertumbuh.

Sementara KM Dorolonda yang diusulkan untuk masuk ke Morotai memiliki kapasitas angkut 2000 penumpang. Kapal tersebut saat ini memiliki rute pelayaran adalah Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Bau Bau – Namlea – Ambon – Ternate – Bitung (PP). Adapun hingga Oktober 2020, lebih dari 87.700 penumpang telah diangkut menggunakan KM Dorolonda.

Sampai Oktober 2020 Pelni mencatat muatan kapal tol laut mencapai 6.444 Teus. “Adapun muatan terbesar dihasilkan oleh rute T-15 yang dioperasikan oleh KM Lognus 3 sebesar 1.782 Teus dan rute T-10 yang dioperasikan oleh KM Lognus 6 sebesar 1.049 Teus. Angka ini masih akan terus meningkat hingga akhir Oktober nanti,” tambah Masrul.

Pelni sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas.

Selain angkutan penumpang, Pelni juga mengoperasikan 45 trayek kapal perintis untuk melayani mobilitas penduduk di daerah 3TP dengan total 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas yang dilayani. Pelni juga mengoperasikan 20 kapal Rede serta 4 kapal barang, 7 kapal tol laut dan 1 kapal khusus ternak.

 

 

Article Link: http://samudranesia.id/banyak-pengusaha-baru-pelni-usulkan-tambah-kapal-di-morotai/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published