Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

Namarin Minta Menko Luhut Hentikan Sementara Operasional Kapal Penumpang

KM Kelud. Foto Net

Jakarta (Samudranesia) – Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus Menteri Perhubungan ad interim Luhut Binsar Pandjaitan diminta untuk menghentikan sementara operasional kapal penumpang selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Penghentian itu perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 lebih luas lagi.

Hal itu sebagaimana dinyatakan oleh Direktur Eksekutif The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi. Menurutnya, untuk saat ini pemerintah perlu membuat kebijakan tegas dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 khususnya lewat transportasi laut. Penyebaran di kapal penumpang dinilai lebih cepat dibandingkan penyebaran di moda transportasi lain.

“Penyebaran di kapal ini lebih cepat karena sirkulasi udara yang terbatas serta area kapal yang sempit. Jadi sangat rentan terjadi penularan antar satu penumpang dengan penumpang lain,” ujar Rusdi dalam keterangannya kepada Samudranesia, Senin (13/4/2020).

Ia menambahkan bahwa pemerintah harus belajar dari kejadian di beberapa kapal pesiar dan kapal perang Amerika Serikat yang pelautnya tertular virus corona. Oleh karena itu, harus dilakukan antisipasi dengan menghentikan sementara operasional kapal penumpang.

“Kapal penumpang yang dioperasikan PT Pelni atau pihak swasta harus dihentikan sementara. Kapal-kapal penumpang penyebarang di Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk dan lain-lain juga harus dihentikan. Yang diperbolehkan harusnya hanya kapal-kapal yang membawa barang,” tegasnya.

“Kesehatan jauh lebih penting, baik kesehatan penumpang maupun anak buah kapal. Jadi, mohon Pak Luhut memahaminya,” tandasnya.

Sebelumnya diperoleh kabar adanya ABK kapal milik PT Pelni yakni KM Kelud dan KM Lambelu yang terpapar Covid-19. Tentu seluruh penumpang kapal tersebut harus diisoloasi guna mencegah penularan virus ini. (Tyo)

 

Article Link : http://samudranesia.id/namarin-minta-menko-luhut-hentikan-sementara-operasional-kapal-penumpang/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published