Komunitas Maritim Indonesia
Komunitas Maritim Indonesia

KOMMARI Siap Bersinergi Bangun Kesejahteraan Masyarakat Maritim

Jakarta (Samudranesia) – Program Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang dijalankan oleh Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla hampir genap lima tahun ini dirasa belum banyak meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di sektor kemaritiman. Padahal kesejahteraan merupakan satu dari 3 (tiga) pilar yang menjadi pondasi program Poros Maritim Dunia tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Komunitas Masyarakat Maritim Indonesia (KOMMARI) Henry Sutioso, dalam pertemuan di Jakarta pada Selasa (18/6) lalu. Menurutnya selama 5 (lima) tahun berjalan, pemerintahan Jokowi-JK belum mampu memanfaatkan sumber daya kemaritiman secara maksimal untuk mensejahterakan masyarakat.

“Kita ketahui ada berbagai masalah yang menghambat laju pemanfaatan potensi maritim di Indonesia,” ujar Henry. “Mulai dari masalah ekonomi, lingkungan, birokrasi yang mencakup lambatnya perizinan investasi, hukum, keamanan, infrastruktuk, hingga campur tangan kepentingan politik dalam kebijakan pemerintah.”

Salah satu contoh yang banyak dikeluhkan adalah mengenai lambatnya proses perizinan kapal-kapal ikan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).  Menurut Henry, dari diskusi dengan beberapa pengusaha pemilik kapal ikan yang tergabung dengan KOMMARI, saat ini banyak kapal-kapal ikan yang tidak beroperasi karena sudah berbulan-bulan tidak mendapatkan izin beroperasi. “Padahal mereka sudah mengikuti kebijakan dan aturan yang sudah ditetapkan oleh KKP,” jelasnya.

Melihat segala permasalahan tersebut, KOMMARI menurut Henry hadir untuk menjadi ‘jembatan’ penghubung antara pemerintah, pengusaha, serta masyarakat kemaritiman. “Kami ingin agar dalam pemerintahan yang baru ini bisa bersinergi dengan pemerintah untuk membangun kembali iklim ekonomi dan investasi di sektor kemaritiman.

Ahmad Syauqi, pembina KOMMARI, mengharapkan jika kehadiran organisasi ini bisa menjadi penyeimbang dari program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah. “Organisasi ini harus bisa memiliki kekuatan di segala bidang dengan tujuan utama untuk membantu pemerintah mensejahterakan masyarakat kemaritiman,” jelas pria yang akrab disapa Gus Oki ini. “Pihak swasta yang banyak bergabung di tubuh organisasi harus bisa menjalankan perannya dengan baik dalam mengawal program dan kebijakan pemerintah.”

Menurut Sekretaris Jenderal KOMMARI, Marzuki Yazid, KOMMARI akan membentuk koperasi sebagai badan usaha untuk memudahkan menjalankan program yang akan digunakan untuk membangun perekonomian masyarakat maritim, baik melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) atau program-program lainnya. “Fokus kita adalah bagaimana membangun ekonomi masyarakat maritim, berbagai masalah yang sudah terjadi di sektor bisnis perikanan yang cukup menghantam pengusaha-pengusaha perikanan kita anggap sebagai pembelajaran untuk melangkah di masa depan,” ujarnya. (WR/Ney)

 

Editor : Rahman

 

Article Link : http://samudranesia.id/kommari-siap-bersinergi-bangun-kesejahteraan-masyarakat-maritim/


Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published